Pembantaian Tokoh dan Ulama Jadi Pemicu Raden Trunajaya Berontak di Kerajaan Mataram

Avirista Midaada
Peninggalan Kerajaan Mataram. (Foto: pecihitam).

Apalagi pasukan Trunajaya juga diperkuat oleh pasukan Makassar pasca jatuhnya Makassar ke VOC. Para migran dari Makassar ini pun akhirnya bergabung ke pasukan Trunajaya ketika melakukan pemberontakan ke Mataram. 

Tercatat ada sekitar 9.000 orang terdiri dari pada pejuang Makassar, bangsawan Jawa, dan Madura, turut serta melakukan pemberontakan ke Mataram. Hal ini konon membuat jumlahnya meningkat tajam. Bahkan para penguasa Giri, yang notabene pengikut Sunan Giri juga turut berperang bergabung pada tahun 1676, melakukan pemberontakan ke Mataram. 

Ayah mertua Trunajaya, Raden Kajoran berpengaruh cukup besar pada terkumpulnya pasukan begitu besar ini. Bahkan ia dan pasukannya juga turut bergabung setelah kemenangan Trunajaya Gegodog, pada September 1676.

Pemberontakan ini kian kuat setelah Pangeran Sampang, yang kelak mendapat gelar Cakraningrat II, juga turut bergabung setelah jatuhnya Ibu Kota Mataram pada 1677.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Pria Pacitan Bantai 5 Orang Sekeluarga Mantan Istri, Pelaku Diburu!

57 tahun lalu

Amangkurat I Bangun Istana Megah Kerajaan Mataram, Dikelilingi Danau Buatan

57 tahun lalu

Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Plered yang Megah

57 tahun lalu

Sejarah Berdarah Pemberontakan Ranggalawe di Tuban: Pasukan Majapahit Dipukul Mundur

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal