"Seketika itu, ibu korban teriak hingga membuat tetangganya berdatangan. Berdasarkan keterangan keluarga, ponsel korban hilang," katanya.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, berdasarkan keterangan ibu korban dini hari mendengar mendengar suara kaki masuk ke dalam rumah.
"Namun belum bisa dipastikan apakah suara kaki itu dari korban atau ada orang yang mengantarkan korban," katanya.
Menurutnya pada pagi hari sekitar pukul 6.00 WIB, korban sempat diselimuti adiknya karena melihat kakinya dingin. Kemudian, ketika hendak dibangunkan sore hari, tubuh korban sudah kaku.
"Ketika tetangga sekitar mengecek tubuh korban ditemukan ada luka di bagian mata dan bibir," ucapnya.
Dia mengaku belum bisa memastikan penyebab luka yang ada di tubuh korban akibat penganiayaan atau pembunuhan. Sebab proses autopsi masih berlangsung.
"Kami masih menunggu hasil autopsi untuk melihat penyebab lukanya tersebut. Tim forensik juga telah mengambil sampel lambung korban," ujarnya.