Moazzam juga berpesan kepada semua pelajar yang juara ataupun yang belum berhasil untuk tetap terus berkarya, memberikan dampak positif terhadap bangsa dan berperan aktif terhadap menjaga lingkungan hidup.
"Saya berharap pelatihan ini berguna dan bermanfaat untuk Indonesia. Kalian semua adalah duta besar untuk gaya hidup yang ramah lingkungan," katanya.
Strategy Director Arcola Energy Richard Kemp-Harper menuturkan, pengenalan teknologi hidrogen ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia. Membangun kesadaran dan mempercepat penetrasi energi terbarukan di masa depan.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpesan kepada para pelajar yang ikut kompetisi agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Dia juga mengimbau pada perwakilan dari 30 sekolah itu untuk terus belajar dan paham akan kondisi masa datang.
"Anak-anakku, suatu hari nanti bahan bakar fosil seperti bensin dan gas akan habis. Maka itu diciptakanlah energi ramah lingkungan. Kalian bisa belajar dan percayalah suatu hari nanti ilmu ini akan terpakai. Ibu senang kalian mau berkumpul untuk belajar. Ibu juga sudah lihat hasil karya kalian dan ibu senang sekali," kata Risma.
Sementara itu, sebagai langkah awal kerja sama, Arcola Energy dan Serba Dinamik Indonesia juga memberikan satu unit minivan hidrogen kepada Pemkot Surabaya. Mobil itu akan dikirim langsung dari Inggris.