Panglima TNI: Walau Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan Tetap Senjata Utama Hadapi Covid-19

Kastolani Marzuki
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali memimpin Serbuan Vaksinasi bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta masyarakat di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Personel TNI-Polri menjadi prioritas dalam program vaksinasi. Setelah menerima vaksin, tentunya para prajurit akan lebih optimal melaksanakan program pemerintah, baik dalam pelaksanaan PPKM skala mikro maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung di tengah masyarakat.

"Vaksinator TNI-Polri juga akan dikerahkan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi pada puskesmas-puskesmas yang membutuhkan. Sedangkan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas juga dapat membantu puskesmas-puskesmas di setiap daerah dalam melaksanakan tracing kontak erat," kata Panglima TNI.

Saat ini, sinergitas TNI-Polri untuk mewujudkan Indonesia bebas pandemi Covid-19 terus dilakukan. Dalam sinergi tersebut juga perlu penanganan yang serius, ekstra dan berkelanjutan. Penanganan Covid-19 tentunya merupakan tanggung jawab bersama terutama TNI, Polri dan aparat pemerintah sebagai pilar utama dalam memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali memimpin Serbuan Vaksinasi bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta masyarakat di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Semua unsur juga diharapkan mendukung program vaksinasi nasional guna membentuk kekebalan komunitas yang dibutuhkan dalam upaya menekan pandemi. TNI-Polri akan terus membantu pemerintah mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional dengan mengerahkan tenaga vaksinator TNI membantu pelaksanaan vaksinasi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal