Tak hanya itu, Machfud Arifin juga dianggap memiliki gagasan besar untuk mempercepat pembangunan Kota Surabaya. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, sudah seharusnya banyak event yang juga diselenggarakan di kota pahlawan itu.
Meki begitu, PAN harus bekerja keras membangun koalisi untuk bisa menjadikan mantan kapolda Jatim ini sebagai kandidat wali kota. Pasalnya, syarat minimal partai mengusung calon 10 kursi. Sementara di DPRD Surabaya, PAN hanya memiliki tiga kursi.
BACA JUGA: Forum RT/RW Surabaya Bikin Sayembara Mencari Calon Wali Kota Gila
Tugas ini bukan sesuatu yang mudah Bagi Machfud. Apalagi dalam rekomendasi itu, Machfud juga diminta menyiapkan bakal calon wakil wali kota, termasuk juga menggandeng partai lain sebagai mitra koalisi.
“Perlu koalisi besar untuk bareng-bareng membangun Surabaya ini lebih maju lagi,” kata mantan wakil bupati Lamongan ini.
Sementara mantan kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin sebelumnya telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai di Surabaya. Partai tersebut di antaranya PKB, Gerindra, NasDem, PPP, dan PAN. Namun, hingga saat ini baru PAN yang telah mengambil keputusan.