Pakai Alat Manual, Petugas Mulai Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru di Kampung Renteng

Tritus Julan
Petugas mulai berdatangan di Kampung Renteng untuk proses evakuasi, Sabtu (11/12/2021). (Foto: MPI/Tritus Julan).

"Perkiraan saya ada puluhan. Itu ada penambangan dan ramai orang saat bencana terjadi," ujar Ngatuwi sembari menunjuk lokasi penambangan yang berhimpitan dengan arus muntahan lahar dingin. Dia menyebut, ada banyak warga yang tertipu dengan aliran lahar yang datang tidak pada tempatnya. 

Dia menyebut, ada aliran lahar bersebelahan dengan lokasi penambangan. Biasanya, saat banjir datang, warga menghindari sungai lahar tersebut dan beringsut ke arah utara. "Faktanya, di sebelah utara inilah lahar yang saat itu masih panas, menerjang di wilayah utara. Jadi, banyak korbannya," tuturnya. 

Dia juga menduga, korban tak hanya dari kalangan warga setempat saja. Selain dari para penambang pasir, lokasi ini juga merupakan jalur utama menuju Malang yang ramai lalu-lintas pengguna jalan. 

"Lihat saja, jalan ini lebar dan beraspal. Jalur ini cukup padat. Dugaannya, ada banyak korban di sepanjang jalan yang terkubur lumpur ini," katanya sambil menunjuk jalan aspal yang memang berubah menjadi gunungan lahar dingin dan lumpur itu.

Sementara di pintu masuk Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, terlihat banyak relawan yang siap melakukan evakuasi secara manual. Sementara di Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua ekskavator. Di lokasi itu, diduga masih banyak korban yang terendam lumpur.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.500 Meter

57 tahun lalu

2 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Masuk Jurang Dievakuasi, 1 Orang Masih Terjebak

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.100 Meter

57 tahun lalu

Evakuasi Pendaki Ilegal Jatuh ke Jurang Gunung Semeru Terkendala Peralatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal