Orang Tua Korban Tragedi Kanjuruhan Duga Hasil Autopsi Anaknya Tak Sesuai Fakta

Avirista Midaada
Orang tua korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok Yulfitri, menunjukkan foto yang menampilkan kondisi jenazah sang anak. (Foto: Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id - Orang tua dua korbanTragedi Kanjuruhan, Devi Athok Yulfitri, menyebut hasil autopsi tim dokter forensik terhadap kedua anaknya direkayasa. Sebab, hasil autopsi tersebut tidak sesuai dengan kondisi jenazah NDA dan NDR.

"Saya katakan dibantai karena kok hasilnya tidak sama. Ini mungkin rekayasa dari oknum kepolisian, titipan kan tidak tahu. Ini sudah tidak bener, kasus ini sudah tidak bener. Kalau sesuai dengan foto anak saya ini, dengan kondisi yang katanya dengan kondisi yang patah-patah dan pukul-pukulan ini anak saya tidak ada bekas injak-injak kan," kata Devi saat ditemui di kantor kuasa hukumnya di Kota Malang, Kamis (1/12/2022).

Dia mengungkap temuan baru luka di kepala bagian kiri salah satu anaknya. Dia menduga luka tersebut akibat terkena proyektil gas air mata yang ditembakkan kepolisian.

Dia juga menduga luka tersebut menjadi salah satu penyebab kematian putrinya.

“Mungkin dia menyebabkan kematian kena proyektil yang tembakan gas air mata, yang pecah jadi lima, kena kepala sebelah kiri itu, dan tangannya terbakar itu terkuak lah memang tembakan itu mengenai anak saya,” ucap Devi.

Warga Desa Krebet Senggrong, Bululawang itu meyakini luka di kepala putrinya bukan karena pukulan benda tumpul. Sebab kedua anaknya dipastikan berada di tribun sektor 13.

"Pecahnya (kepala) di sebelah kiri bukan karena autopsi, tapi karena luka lama. Pecahnya gelombang gini itu mungkin yang digambarkan pas waktu posisi penembakan ke gate 13 mengenai Natasya, dia meninggalnya dengan sakit sekali," katanya.

Diberitakan sebelumnya, tim dokter forensik mengungkap hasil autopsi dua korban jenazah Tragedi Kanjuruhan. Kedua korban disebut mengalami patah tulang iga dan pendarahan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Siswa SD di Pemalang 2 Bulan Tak Sekolah usai Ortu Kritik di Media Sosial

57 tahun lalu

2 Kembali Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Banjarnegara 12 Orang 16 Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Minta Uang malah Diberi Nasihat, Anak di KBB Ngamuk Aniaya Ibu-Ayah dan Paman

57 tahun lalu

12 Korban Longsor Cilacap Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Minggu Pagi

57 tahun lalu

Update Korban Longsor di Cilacap, 11 Orang Ditemukan 12 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal