Menurutnya, pembersihan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak titik yang diduga masih terdapat korban.
BNPB mencatat, masih ada 49 orang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan telah mengidentifikasi titik-titik potensial tempat korban tertimbun.
“Kita yakin, yang ada di ruangan ini pasti ada tambahan korban karena titik-titiknya sudah diidentifikasi, tinggal diambil saja,” ucapnya.
Hingga Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB, total korban terdata 167 orang. Dari jumlah itu, 118 berhasil ditemukan dengan rincian 103 selamat, 14 meninggal dunia, dan 1 pulang tanpa memerlukan perawatan medis.
Sebanyak 14 korban selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 sudah diperbolehkan pulang, dan satu dirujuk ke Mojokerto.
Dengan dukungan alat berat dan koordinasi tim gabungan, proses evakuasi diharapkan lebih cepat dan efektif.
“Memang dari mulai tadi malam sampai sekarang ini kita fokus untuk pembersihan material sehingga pada saat mengambil jasad itu tidak mengalami kesulitan,” ucapnya.