Oksigen di Malang Menipis, Wali Kota Minta Distributor Prioritaskan Rumah Sakit 

Deni Irwansyah
Avirista Midaada
Pasokan oksigen menipis, distributor diminta prioritaskan suplai rumah sakit. (ilustrasi).

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk memantau distribusi oksigen di lapangan. Harapannya, tidak ada penimbunan atau bahkan permainan harga di tengah kebutuhan oksigen yang cukup tinggi. 

"Tadi Malang sudah dikontak para dokter. Hari ini mungkin perlu dengan pak Kapolres dan Forkopimda akan ngecek. Jangan sampai ada kelangkaan," ujarnya. 

Diketahui stok tabung oksigen di Kota Malang sulit dijumpai sejak sepekan terakhir. Bahkan, antrean warga mengisi tabung oksigen di penjual tabung oksigen juga cukup banyak. 

Bila sebelum ada Covid-19 sebanyak 10-15 kali permintaan per hari. Saat ini permintaan naik menjadi 30-45 kali per hari. Akibatnya, lonjakan harga tabung oksigen pun kian tinggi, tercatat pengisian tabung oksigen kemasan 1 meter kubik saja dibanderol Rp65.000. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran 2 Rumah Kontrakan di Malang, Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman

57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

57 tahun lalu

Pamit Ujian, Pelajar SMP di Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi

57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tilap Barang Rp7 Miliar, 5 Karyawan Nekat Bakar Gudang Pabrik Rokok di Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal