Nelayan di Tulungagung Ditangkap karena Membunuh dan Menjual Ikan Lumba-Lumba

Antara
Ikan lumba-lumba yang dibunuh tersangka untuk diambil dagingnya disita polisi. (Foto: Antara)

TULUNGAGUNG, iNews.id - Seorang nelayan di Tulungagung, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi karena membunuh sembilan ekor lumba-lumba moncong pipa panjang (Long-beaked Common Dolphin atau nama latin Delphinus). Tak hanya membunuhnya, nelayan tersebut juga memperjualbelikannya secara ilegal.

Sunar Bin Seri (49), nelayan asli kawasan pesisir Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir ini ditangkap lantaran memperjualbelikan daging lumba-lumba. Dia tertangkap berdasar informasi dari masyarakat yang mengatakan tersangka sudah lama memperjualbelikan ikan lumba-lumba untuk diambil dagingnya.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, tersangka terbukti menyimpan, memiliki, mengangkut, memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati sebagaimana dimaksud dalam pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf b UURI Nomor 5 Tahun1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Kini polisi tengah menyelidiki  ada tidaknya jaringan perdagangan satwa dilindungi ini.

"Aksi kejahatannya baru terbongkar setelah dua anggota polisi dari Polsek Kalidawir melakukan patroli di wilayah pesisir Pantai Sine dan dapat laporan dari masyarakat," katanya, Sabtu (21/3/2020).

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan di rumah Sunar di Dusun Sine RT 002 RW 003 , Desa Kalibatur. Hasilnya, di gudang penyimpanan ikan milik Sunar, ditemukan sembilan ekor lumba-lumba moncong panjang dalam keadaan mati. Bahkan sebagian telah disayat untuk diambil dagingnya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal