Nelayan di Tuban Hilang saat Melaut, Diduga Terperangkap Jaring dan Terseret Arus

Pipiet Wibawanto
Tim BPBD Tuban bersama nelayan melakukan pencarian korban yang hilang di Perairan Utara Jawa. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto).

"Kemungkinan dia terjatuh saat proses tebar jaring di laut," katanya. Selasa (23/6/2020).

Tak bisa mengevakuasi korban, nelayan tersebut kemudian menandai lokasi penemuan korban menggunakan kain. Dia segera melaporkan kejadian tersebut pada nelayan dan petugas di pantai.

Sayang, saat petugas dan nelayan datang ke lokasi, mereka tidak menemukan apapun, termasuk korban. Sebanyak enam personel BPBD dan nelayan terus melakukan pencarian.

Kasi Kedaruratan BPBD Tuban, Taufiq mengatakan, usai menerima laporan, petugas langsung menerjunkan personel untuk mencari korban. Namun hingga Selasa sore, belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

"Tim BPBD berkoordinasi dengan nelayan setempat langsung melakukan pencarian, tapi belum ada tanda-tanda korban ditemukan," katanya.

Proses pencarian terhadap korban terkendala cuaca yang kurang bersahabat. Ombak besar dan angin kencang terus terjadi di peraiaran Laut Utara Jawa. Korban diduga terperangkap jaring dan kemudian terseret arus.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal