Menurutnya, korban dilempar batu besar saat melaksanakan program posyandu balita dan lansia di Dusun Randu Kumbolo, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Korban bersama satu rekannya yakni Anom Kukuh Yuwono, mendatangi lokasi posyandu Selasa (7/1/2025) pagi. Seteleh kegiatan posyandu berlangsung, keduanya hendak kembali ke Puskesmas Ardimulyo.
"Mereka naik motor dengan posisi Anom Kukuh Yuwono ini yang membonceng korban. Tiba di lokasi Gang Randu Dusun Randu Kumbolo, ternyata ada ODGJ yang membawa gunting, tiba-tiba ODGJ tersebut berlari mengambil dua buah batu paving, dan melemparkannya ke arah mereka," katanya.
Lemparan batu sempat mengenai kepala bagian kanan Anom Kukuh, tapi karena dia mengenakan helm dampaknya tidak terlalu fatal. Namun lemparan kedua oleh ODGJ itu diarahkan ke korban yang tidak mengenakan helm.
"Korban ini terkena lemparan batu dari pria terduga ODGJ ini hingga mengakibatkan kepalanya mengalami luka memar dan benjol serta tidak sadarkan diri," ucapnya.
ODGJ bernama Agus Sulistiono itu juga sempat berusaha menyerang Anom Kukuh, tapi dia memberikan perlawanan hingga akhirnya berteriak minta tolong ke warga. Selanjutnya warga yang berdatangan akhirnya mengamankan Agus Sulistiono, sedangkan korban Firly dievakuasi ke Puskesmas Ardimulyo sebelum akhirnya dirujuk ke RSSA Malang.
"Terduga pelaku ini merupakan ODGJ, karena pernah dirawat di RSJ Dr Radjiman Widiodiningrat Lawang. Namun karena terkendala biaya maka perawatan di RSJ dihentikan dan pasien dikembalikan ke keluarga. Tapi kemarin yang bersangkutan kami bawa kembali ke RSJ Lawang," katanya.