Nasib Pilu Korban Tragedi Kanjuruhan, Kehilangan Kerjaan hingga Sang Ibu Berhenti Jualan

Avirista Midaada
Korban tragedi Kanjuruhan kehilangan pekerjaan (Avirista Midaada/MNC Portal)

MALANG, iNews.id - Nasib pilu dialami salah satu korban tragedi KanjuruhanMalang. Dia harus kehilangan pekerjaannya akibat luka yang dideritanya.

Dian Puspita Putri Adriyanti (21), satu dari ribuan nama korban tragedi Kanjuruhan yang mengalami nasib nahas pasca menjadi korban luka berat tragedi Kanjuruhan.

Dian harus kehilangan pekerjaannya di salah satu pabrik di kawasan Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, tempat kerja Dian memutuskan memutus kontrak perempuan berusia 21 tahun karena luka patah kaki kanannya usaitragedi Kanjuruhan.

Setelah 43 hari kejadian mengenaskan itu, dia hanya bisa terkulai lemas di kursi roda yang menemaninya sehari-hari. Dia tak bisa lagi bekerja seperti biasanya. Aktivitas sehari-hari Dian dan ibunya Etik Karyati Ngesti pun berubah 180 derajat.

Memang pihak perusahaan tempat Dian bekerja sebelumnya menjanjikan anaknya bisa kembali bekerja setelah sembuh, tapi hal itu tak lantas membuat Etik lega.

"Sekarang nggak kerja," kata Etik saat  ditemui di rumahnya di Jalan Plaosan Timur Gang 7.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai

57 tahun lalu

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Probolinggo di Batu dan Pasuruan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Malang-Situbondo, Lengkap dengan Rute Aman dan Cepat Dilewati

57 tahun lalu

Rute Jalan Tol Jakarta Malang, Simak Rincian Tarif Terbaru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal