"Dalam bergerak, Muslimat NU bukan hanya berbicara soal kuantitas, tapi juga komitmen untuk berperan aktif membangun negeri melalui layanan pendidikan, sosial keagamaan, kesehatan serta ekonomi," katanya.
Khofifah membeberkan, wujud kegiatan Muslimat bisa dilihat di sektor pendidikan. Saat ini membina sekitar 9.800 TK dan RA, sekitar 16.500 Taman Pendidikan Alquran. Di bidang kesehatan saat ini mengelola 74 rumah sakit dan klinik.
Sedangkan di bidang sosial saat ini mengelola 134 panti asuhan, dan bidang ekonomi memiliki induk koperasi An Nisak serta 143 Koperasi Primer An Nisa serta lebih 69 ribu majelis taklim.
Menurut Khofifah, pekerjaan rumah terbesar bagi perempuan Indonesia saat ini adalah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat upaya memecah belah bangsa sudah masuk hingga wilayah privat keluarga.
"Peran Ibu jauh lebih besar dari sekadar mengasuh dan membesarkan anak dan juga mengurus keluarga. Ibu punya peran strategis menanamkan rasa cinta Tanah Air, persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghindarkan keluarga dari pengaruh narkotika, radikalisme, terorisme, dan lain sebagainya," ujarnya.
Seperti diketahui, Kementerian Dalam Negeri menggelar acara 'Penganugerahan Penghargaan Ormas Tahun 2019'. Penghargaan tersebut diberikan pada beberapa ormas hingga pemerintah daerah yang dianggap berperan dalam pembinaan ormas.