Muskeljudentum, Kisah Doktrin Sepak Bola Israel yang Mengejutkan Eropa

Solichan Arif
Timnas Israel saat memenangi Piala Asia AFC 1964 (foto: wikipedia).

SURABAYA, iNews.id - Penolakan  Timnas Israel (Yahudi) berlaga di Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-20 terus bermunculan. Penolakan ini bahkan  membuat federasi sepak  bola dunia (FIFA) membatalkan drawing di Pulau Dewata pada 31 Maret mendatang. 

Tak hanya itu, Indonesia bahkan terancam batal menjadi tuan rumah dan mendapat sanksi atas penolakan  itu. Meski begitu penolakan masih bergulir dari sejumlah kalangan elit politik tanah air.

Mulai Gubernur Bali hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan enggan melihat atlet sepak bola Yahudi merumput di stadion Indonesia. Konflik tak berkesudahan antara Israel dengan Palestina sebagai alasan utamanya.

Sementara di sisi lain ada pihak yang tidak sepakat dengan penolakan itu. Mereka tidak ingin mencampuradukkan antara sepak bola dengan urusan politik.

Sementara dalam sejarahnya, orang-orang Yahudi memakai olahraga, yakni khususnya sepak bola sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat kekuatan politik internasional.

Seluruh gerakan Yahudi atau Israel di dunia meyakini sepak bola dan olahraga pada umumnya akan membebaskan mereka dari kekerasan dan tirani antisemit (kebencian terhadap Yahudi) 

Keyakinan itu dipandu oleh sebuah doktrin politik yang telah mendarah daging sekaligus menjadi napas kebangkitan mereka.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

57 tahun lalu

Prajurit TNI asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Keluarga Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah

57 tahun lalu

Suasana Rumah Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Bersiap Sambut Jenazah

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Final Liga Kampung di Gianyar Ricuh, Pemain Adu Jotos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal