“Kita berharap konflik global dapat segera mereda. Dampaknya tidak hanya pada energi, tetapi juga sektor lain. Yang bisa kita lakukan adalah memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Siti Aminah, warga Surabaya, mengaku rutin mengikuti tradisi riyayan setiap tahun.
“Saya dari Surabaya, setiap tahun datang ke sini. Alhamdulillah, acara ini sangat membantu,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Fajar, seorang pengemudi ojek online, mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut bersama dua anaknya.
“Senang sekali bisa bertemu langsung dengan Bu Gubernur. Saya juga mendapat sembako untuk kebutuhan keluarga, anak-anak juga diberi THR. Semoga beliau selalu sehat,” katanya.
Tradisi riyayan di Grahadi pun kembali menjadi simbol kuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di momen Hari Raya Idulfitri.