Mitos Ular Weling Hanya Gigit Orang Bernasib Sial, Benarkah?

Solichan Arif
Sebagian masyarakat Jawa meyakini ular weling hanya menggigit orang bernasib sial, benarkah? (Foto: Istimewa)

Dalam buku Ular-ular Berbisa di Jawa (1986) disebutkan, ular weling tergolong jarang mematuk. Kendati demikian, ular ini memiliki kepribadian yang sama dengan ular pada umumnya.

Bila terganggu, misalnya tak sengaja terinjak, atau tangan manusia masuk ke lubang, tempatnya bersarang, dia dapat menggigit.

Apalagi weling memiliki kebiasaan menjaga telurnya di dalam lubang hingga menetas. Setiap bertelur, ular weling mampu berproduksi sebanyak 6-10 butir telur.

“Biasanya terjadi sewaktu orang mencari ikan di empang atau kali yang tangan mengharuskan merogoh lubang,” demikian bunyi buku tersebut.

Persebaran ular weling berada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Asia Kontinental. Saking mematikannya bisa ular weling, disarankan menghindar saat bertemu ular itu. Kalaupun sampai tergigit, sebaiknya segera mendapat penanganan medis.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Remaja di Bogor Tewas Dipatuk Ular Weling, 1 Korban Kritis

57 tahun lalu

Tragis! 2 Remaja di Bogor Dipatuk Ular Weling saat Nongkrong di Kebun, 1 Tewas

57 tahun lalu

Kisah Pilu Ananda Remaja di Kulonprogo, 9 Tahun Lumpuh usai Digigit Ular Weling

57 tahun lalu

Geger Sinkhole Berair Biru di Limapuluh Kota, Warga Diminta Tak Percaya Mitos Ini

57 tahun lalu

Menguak Mitos Warga Desa Penimbun Kebumen Dilarang Jualan Nasi, Bahaya Kalau Dilanggar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal