Memasuki area bangunan, terdapat bangunan kecil semacam gazebo, yang melindungi bangunan menyerupai makam. Terlihat sebuah bangunan yang diduga makam ini dibangun sedemikian rupa menyerupai layaknya makam dengan panjang mencapai dua meter. Bahkan kijing dari semen dan batu nisan terlihat jelas. Tapi saat dilakukan penelusuran tak ditemukan tulisan nama dan siapa yang dimakamkan di sana.
Misteri pun merebak di kalangan masyarakat Kota Malang, ada yang menyebut itu merupakan makam salah satu sesepuh Kota Malang yang mbabat alas atau membuka hutan, untuk tempat tinggal pertama di Kota Malang. Ada juga yang mengatakan, bangunan diduga makam itu merupakan makam jasad orang Belanda, yang menjadi satu rangkaian dengan Wisma Tumapel, yang dahulu bernama Splendid Inn, saat menjadi hotel di masa kependudukan Belanda.
Bahkan ada yang menyebut itu hanyalah petilasan seseorang yang konon menjadi pembuka hutan di Kota Malang. Tapi yang pasti belum ada catatan sejarah yang pasti mengenai bangunan makam ini.
Pakar Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Reza Hudiyanto menyatakan, dari catatan sejarah yang dimiliki dia tak mengetahui secara pasti siapa yang dimakamkan di situ.
"Itu belum tahu belum punya info kalau itu. Saya untuk jawab itu harus tahu riwayat makamnya kayak apa. Ini kami tidak punya riwayatnya," kata Reza, pria yang juga dosen sejarah di UM ini.