Misteri Hayam Wuruk Naik Tahta: Raja Majapahit Termuda Lahir saat Letusan Gunung Kelud!

Avirista Midaada
Hayam Wuruk naik tahta Majapahit di usia 17 tahun, ditandai peristiwa letusan Gunung Kelud. (Foto: Ist)

Dalam dunia pedalangan, dia dikenal sebagai Tirtaraju. Saat menari, dia kerap memainkan peran wanita dengan nama Pager Antimun. Sebagai pelawak, Hayam Wuruk memerankan tokoh Gagak Ketawang dalam pementasan wayang di istana.

Menurut kitab Nagarakretagama karya Mpu Prapanca, Hayam Wuruk memimpin selama 39 tahun. Dia memakai gelar Abhiseka Maharaja Sri Rajasanagara.

Gelar tersebut menunjukkan bahwa dia berasal dari Dinasti Rajasa, keturunan Ken Arok pendiri Kerajaan Singhasari.

Pemerintahan Hayam Wuruk dikenal sebagai masa keemasan Majapahit, bersama Mahapatih Gajah Mada yang mengawal sumpah Palapa.

Hayam Wuruk naik tahta saat usia 17 tahun, menggantikan ibunya yang mengundurkan diri dengan penuh kebesaran jiwa. Kepemimpinan mudanya membawa Majapahit ke puncak kejayaan.

Dengan latar kelahiran yang penuh simbol, serta hobi yang unik sebagai raja, Hayam Wuruk tetap dikenang sebagai penguasa paling berpengaruh dalam sejarah Nusantara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Berdarah Pemberontakan Ranggalawe di Tuban: Pasukan Majapahit Dipukul Mundur

57 tahun lalu

Hubungan Mesra Kerajaan Sunda dan Majapahit sebelum Meletusnya Perang Bubat

57 tahun lalu

Bukan Pemimpin Biasa! Hayam Wuruk Raja Majapahit Dinilai Suci dan Titisan Dewa

57 tahun lalu

Misteri Desa Kamalasana, Tempat Sunyi Lahirnya Nagarakretagama Catatan Sejarah Majapahit

57 tahun lalu

Terungkap! Bangunan Suci Majapahit yang Hilang Dicatat Lengkap dalam Nagarakretagama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal