Menkes Prihatin Lihat Kondisi Korban Ledakan Bom Gereja Surabaya

Rahmat Ilyasan
Korban ledakam bom tiga gereja di Surabaya masih menjalani perawatan intensif di RSU Dokter Soetomo Surabaya. (Foto: iNews.id)

SURABAYA, iNews.id - Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengunjungi korban ledakan bom di tiga gerejka di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Saat ini korban yang dirawat di Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya berjumlah enam orang. Nila Moeloek mengaku prihatin terhadap peristiwa ledakan bom yang mengguncang Kota Surabaya. Pasalnya beberapa di antaranya mengalami luka parah dan cacat, bahkan juga yang ada diamputasi kakinya.Selain luka bakar serius, korban lainnya juga mengalami cacat beberapa di antaranya ada yang di amputasi kakinya. Semua korban yang ada di rumah sakit mengalami luka serius dan harus mendapat penanganan lebih dari pihak rumah sakit.

"Saya membayangkan kalau seumpama itu diri kita, itu luar biasa. Betapa yang tidak bersalah, mereka kehilangan keluarga," katanya.Menurut Nila, semua korban ledakam bom tiga gereja itu akan mendapat pelayanan gratis dari pemerintah. “Semua biaya nanti ditanggung negara," katanya.Terkait itu, dia meminta kepada dokter rumah sakit di sini (RSU Dokter Soetomo) Surabaya dengan optimal membantu pasien, sehingga pasien yang mengalami luka bisa bertahan hidup.Sebelumnya diberitakan, ledakan bom terjadi di tiga lokasi di Surabaya, yakni di Gereja Santa Maria Jalan Ngagel Surabaya, GKI Diponegoro Surabaya, dan GPPS Jalan Arjuno Surabaya. Peristiwa itu mengakibatkan 13 korban tewas dan 41 lainnya luka parah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal