Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

Avirista Midaada
Ilustrasi pertempuran pasukan Pangeran Diponegoro melawan tentara Belanda pada Perang Jawa. (Foto: Ist)

Pada 23 Agustus 1826, Desa Gading berhasil diduduki pasukan Diponegoro untuk memutus jalur komunikasi vital Surakarta–Klaten. Dengan kekuatan sekitar 10.000 prajurit, pasukan tersebut merebut Delanggu, wilayah strategis di perbatasan Klaten dan Surakarta.

Penguasaan Delanggu membuat akses logistik dan pengiriman uang dari Surakarta ke Yogyakarta terputus total. Bahkan, kereta pengangkut uang dan logistik berhasil dirampas oleh pasukan Pangeran Diponegoro.

Insiden tertembaknya Mayor Sollewijn menjadi salah satu momen paling memalukan bagi pasukan Belanda selama Perang Jawa. Dengan taktik gerilya dan strategi pengepungan, Pangeran Diponegoro menunjukkan bahwa kekuatan rakyat mampu mengguncang dominasi militer kolonial.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Viral Film AI Diponegoro Hero Siap Ramaikan HUT ke-80 RI, Cetak Sejarah Dunia!

57 tahun lalu

Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo

57 tahun lalu

Mengenal Pangeran Diponegoro, Sang Pahlawan yang Kuasai Tafsir Alquran dan Tasawuf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal