Mengenal Mancanagera Timur, Wilayah Pecahan Kesultanan Mataram usai Kalah Perang dari VOC

Avirista Midaada
Salah satu peninggalan Kesultanan Mataram Kuno. (Foto: storymap).

Masing - masing penguasa keraton di Jawa Tengah-selatan mengangkat bupati wedana di wilayah mancanegara, guna menjadi koordinator bupati lainnya di wilayah ini. Pengangkatan Raden Ronggo Prawirodirjo I oleh Sultan Hamengkubuwono I, sebagai Bupati Wedana Madiun pada sekitar 1758 menunjukkan kekuasaan sultan yang nyata hanya berlaku di negara. 

Posisi tertinggi hierarki pemerintahan di daerah ini diduduki sultan yang menguasai dan memerintah kaum bangsawan, pembesar-pembesar, yang terdiri dari adik-adik raja yang disebut priayi, keluarga raja atau sentana dalem serta hamba-hamba yang bekerja di istana atau abdi dalem. Sementara di luar negara, yang berkuasa dan memegang pemerintahan adalah penguasa-penguasa daerah anak keturunan raja atau penguasa asli yang berasal dari daerah tersebut atau anak keturunan bangsawan pada masa lalu yang ditugaskan di daerah oleh sultan.

Di daerah luar negara, yakni mancanegara dan pesisir, kekuasaan yang nyata dipegang oleh bupati-bupati yang merupakan abdi dalem di luar istana. Para bupati sejak zaman kerajaan sampai sepanjang zaman kolonial menempati posisi penting dalam birokrasi pemerintahan.

Pengangkatan penguasa baru Madiun tersebut menunjukkan betapa tajamnya budi penglihatan Sultan Hamengkubuwono I, dalam menjalankan pemerintahan yang baik dan teguh dengan tujuan agar kerajaan menjadi tinggi derajatnya. Sultan menyadari bahwa dia harus mencari, memilih dan menempatkan orang-orang yang cakap untuk menjadi pembantunya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal