Saksi lantas melapor kepada Ketua RT setempat lalu diteruskan ke polisi. Tak berselang lama, tim medis dan unit identifikasi dari Polsek Blimbing tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jenazah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Kemungkinan bukan warga sini. Karena warga enggak ada yang mengenali wajahnya," ucapnya.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Polehan Serka Burhan mengatakan, tidak ditemukan kartu identitas apa pun pada tubuh jenazah sehingga petugas saat ini fokus untuk proses identifikasi.
"Kami temukan dompet pada jenazah korban. Namun saat dicek, ternyata isinya surat gadai dan kartu SIM HP," ujarnya.
Burhan menambahkan, untuk rencana ciri-ciri jenazah terdapat tato di bagian tangan kanan dan dada. Lalu di bagian jari manis tangan kirinya terdapat cincin. Dia memperkirakan korban meninggal tidak terlalu lama sejak ditemukan karena belum tercium bau menyengat.
"Ada luka lecet di bagian pelipisnya diduga terbentur bebatuan sungai. Dilihat dari kondisinya, diperkirakan sehari yang lalu meninggalnya. Karena kalau sudah 2 atau 3 hari, biasanya sudah tercium bau," ucapnya.