Mahasiswa ITTS Kembangkan Traktor Tanpa Awak untuk Bajak Sawah

Hari Tambayong
Tim peneliti dan mahasiswa ITTS mengembangkan traktor tanpa awak atau autonomous tractor. (FOTO: HARI TAMBAYONG)

SURABAYA, iNews.id - Tim peneliti dan mahasiswa Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS) kembangkan traktortanpa awak atau autonomous tractor untuk membajak sawah. Traktor tanpa awak ini membantu efisiensi petani.

Autonomous tractor yang dikembangkan ini cukup canggih karena dilengkapi sensor, global positioning system (GPS), dan sistem kendali.

Traktor nirwak dapat bergerak secara otonom dan mampu menghindari rintangan di sekitarnya.

Progres pengembangan autonomous tractor ini ditampilkan di halaman Kampus ITTS, Jalan Ketintang, Kota Surabaya pada Senin (1/5/2023) sore.

Sebagai back up, autonomous tractor ini juga bisa digerakkan menggunakan sistem kendali atau remot.

Pengembangan traktor yang bisa bekerja secara otonom dan dilengkapi teknologi canggih ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pertanian dan membantu petani membajak sawah.

Traktor ini mampu bergerak secara otonom di sawah sesuai rute yang telah direkam lewat komputer dan dibaca oleh GPS. Agar tidak menabrak rintangan di sekelilingnya, traktor ini dilengkapi oleh teknologi sensor.

Mochammad Rafli Putra, mahasiswa, anggota tim peneliti pengembangan autonomous tractor mengatakan, proses penelitian traktor tanpa awak tersebut ini berlangsung selama satu semester atau 6 bulan.

"Traktor ini akan terus disempurnakan guna membantu mempermudah pekerjaan petani. Diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian mereka karena autonomous tractor ini bisa digunakan secara terus menerus," kata M Rafli Putra.

Selain mengusung teknologi canggih, ujar M Rafli Putra, untuk menyalakan traktor cukup dengan menekan tombol dan tidak perlu menggunakan tali untuk menarik motor diesel. 

"Kami pakai starter otomatis dengan memencet tombol. Traktor bisa dikendalikan lewat remot atau bergerak secara otonom dengan menentuka rute lewat komputer," ujar M Rafli Putra.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ribuan Buruh Bikin Jalan Utama Kota Surabaya Macet

57 tahun lalu

Kecelakaan di Surabaya, Pemotor Tewas usai Tabrak Pembatas Jalan

57 tahun lalu

Penumpang Kereta Api di Daop 8 Surabaya Naik 43 Persen selama Mudik Lebaran

57 tahun lalu

20.000 Buruh Akan Kepung Kantor Gubernur di Surabaya, Ini Tuntutannya

57 tahun lalu

Puluhan WNI dari Sudan Tiba di Surabaya Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal