Ledakan di Blitar, Jumlah Bubuk Petasan Diduga Lebih dari 10 Kilogram

Solichan Arif
Kapolres Blitar AKBP Argowiyono.

Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Sapto Dwi Priyono mengatakan, ledakan yang terjadi di Ponggok Blitar bersifat low exsplosive yang mengarah high exsplosive. Sifat  ledakan yang terjadi berbeda dengan time bomb.

Terkait bubuk petasan di mana di lokasi kejadian ditemukan unsur sisa sulfur, kata Sapto biasanya dicampur dengan serbuk gandum. Racikan ini, kata dia sangat sensitif. Lewat percikan api sesaat bisa meledak.

Karena masih dalam proses penyelidikan Tim Jibom, Sapto enggan menyebut berapa besar jumlah bubuk petasan yang tersimpan di lokasi kejadian. “Tidak berani menyimpulkan. Kemungkinan banyak tersimpan,” ujarnya. 
 
Diketahui, edakan dahsyat terjadi di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Ledakan ini menewaskan empat orang dan merusak 25 rumah. Ledakan yang bersumber dari bubuk petasan itu juga melukai 11 orang warga lainnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

3 Remaja di Tulungagung Ditangkap terkait Kepemilikan Bahan Peledak, Bubuk Mesiu Disita

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah di Semarang, Kakek 95 Tahun Tewas Terjebak Api

57 tahun lalu

Kronologi Suami di Grobogan Viral Belah Rumah gegara Menduga Istri Selingkuh

57 tahun lalu

Viral Suami di Grobogan Ngamuk Belah Rumah gegara Istri Diduga Selingkuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal