LaNyalla: Kasus Korupsi Impor CPO, Bukti Kerakusan Oligarki Sawit

syarif wibowo
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Diungkap LaNyalla, padahal selama ini perusahaan kelapa sawit besar, termasuk tiga yang ditetapkan Kejagung terlibat, yaitu PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Musim Mas dan Permata Hijau Grup adalah penerima dana triliunan rupiah dari program proyek BioDiesel dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit).

Dari data BPDPKS, seperti dilansir Majalah Tempo, sejak 2005 hingga 2021, PT Wilmar Grup menerima Rp.39,52 triliun. Sedangkan PT Musim MAS Grup menerima Rp.18,67 triliun. Dan Permata Hijau Grup menerima Rp.8,2 triliun.

Dan dari total enam kegiatan pemanfaatan dana BPDPKS yang berasal dari pungutan ekspor CPO dan produk turunannya, ternyata 80 persen digelontorkan kepada sekitar 10 perusahaan besar Kelapa Sawit untuk subsidi program BioDiesel.

“Sementara dana untuk peremajaan sawit rakyat pada 2016 hingga 2021 misalnya, hanya 5 persen, atau sekitar Rp6,59 triliun. Jadi pantas saja kesejahteraan petani sawit tak pernah dirasakan dengan adil. Apalagi keinginan Pemerintah Provinsi penghasil agar mendapat Dana Bagi Hasil (DBH), sudah pasti tak akan pernah terealiasi,” ungkap Senator asal Jawa Timur ini.

Celakanya lagi, seperti ditulis Tempo, konsep pengumpulan dana dari pungutan ekspor yang dikumpulkan di BPDPKS penggunaannya ditentukan oleh Komite Pengarah, yang pimpin Menko Perekonomian, yang melibatkan empat pengusaha Sawit besar dalam rapat terkait program BioDiesel.

Editor : Syarif Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keren! Tol Bakauheni Terbanggi Besar Uji Coba Marka Jalan Pakai Getah Pinus

57 tahun lalu

Polda Sumbar Gelar Apel Pasukan, Pastikan Kelancaran PSU DPD RI Pemilu 2024

57 tahun lalu

Profil Komedian Komeng, Pemilik Jargon Uhuy Nyalon DPD Dapil Jabar hingga Viral

57 tahun lalu

Mantan Senator DPD Baiq Diyah Ratu Ganefi Gabung Partai Perindo

57 tahun lalu

3 Mantan Napi Daftar Bacaleg di KPU Maluku, Siapa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal