Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Patuh Progo 2023, Polda DIY Tindak 28.709 Pelanggaran dan 8.544 Tilang
Advertisement . Scroll to see content

Keren! Tol Bakauheni Terbanggi Besar Uji Coba Marka Jalan Pakai Getah Pinus

Rabu, 11 September 2024 - 22:00:00 WIB
Keren! Tol Bakauheni Terbanggi Besar Uji Coba Marka Jalan Pakai Getah Pinus
Pengelola Jalan Tol Terbanggi Besar melakukan uji coba pembuatan marka jalan menggunakan bahan pengelolaan getah pinus dan olahan minyak kelapa sawit. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Terobosan baru dilakukan pengelola Tol Terbanggi Besar (Bakter) PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB Toll). Pengelolal jalan tol tersebut melakukan uji coba pembuatan marka jalan menggunakan bahan pengelolaan getah pinus dan olahan minyak kelapa sawit.

Getah pinus atau Gondorukem merupakan produk yang didapatkan dari hasil pengolahan getah pinus melalui proses destilasi. 

Sedangkan gliserol atau minyak kelapa sawit adalah senyawa-senyawa organik yang diperoleh dari minyak kelapa sawit melalui proses hidrolisa dengan air. 

Kedua bahan tersebut memiliki banyak manfaat, salah satunya digunakan untuk bahan pembuatan road marking atau marka jalan.

Expert Bidang Pemasaran dan Riset Pengembangan Hakaaston (HKA) Ade Rintoro mengatakan, pemanfaatan getah pinus dan minyak kelapa untuk marka jalan bertujuan guna peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atau nilai persentase dari komponen produksi dalam negeri.

"Pemanfaatan gondorukem dan gliserol sebagai bahan pembuatan marka jalan ini baru pertama kali diuji coba di jalan tol yaitu Ruas Tol Bakter, harapannya bisa meningkatkan kualitas serta daya tahan marka jalan dari bahan tersebut," ujar Ade dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/9/2024).

Dosen peneliti dari ITB Aqsha mengatakan, pemanfaatan gondorukem dan gliserol sebagai bahan pembuatan marka jalan ini sudah digunakan di luar negeri dan saat ini sedang dikembangkan lagi untuk di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut