Selain itu, tim dari pusat juga memastikan semua pasien yang diisolasi aman dari yang lain, sehingga tidak menyebar ke mana-mana. Seluruh tempat tidur dan fasilitas sudah siapkan, di antaranya tempat olah raga (alat gym), kolam pancing, jalur lari dan lainnya.
“Semua disediakan dengan harapan mampu meningkatkan imun," katanya.
Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim juga menjelaskan alur pasien masuk, mulai registrasi, pengecekan kesehatan dan penempatan mereka di kamar-kamar sesuai kriteria. Pasien yang masuk di BPSDM sejak Mei sampai Juli 2020 sudah sebanyak 645 orang.
"Kondisi sekarang masih ada 37 orang, termasuk kedatangan tujuh orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pada Rabu (15/7/2020) sore," katanya.
Sebagai rumah pusat observasi Covid-19 yang ditunjuk Gubernur Khofifah, pihaknya mengaku siap menerima pasien selama 24 jam. Karena itu, telah disiapkan tim medis dan perangkat terkait.
"Mayoritas yang di sini statusnya reaktif hasil tes cepat, kemudian jika hasil tes usap positif maka dipindahkan ke rumah sakit lapangan bagi pasien yang gejala ringan dan sedang, serta RS rujukan bagi yang bergejala berat," kata Aries.