Kunjungi Ponorogo, Menko Muhadjir Effendy Minta Tradisi Nikah Sedarah Dihentikan 

Lukman Hakim
Menko PKM Muhajir Effendy saat berkunjung ke desa di Ponorogo, Senin (4/4/2022). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).

SURABAYA, iNews.id - Tradisi pernikahan sedarah di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) mengundang keprihatinan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Karena itu dia meminta tradisi tersebut segera dihentikan. 

Muhajir mengatakan upaya untuk menghindari pernikahan sedarah memang sudah dilakukan, di antaraya dengan mengurai hingga ke luar Ponorogo. Namun, saat ini mereka masih punya keturunan dan tinggal di Ponorogo. 

"Bisa jadi mereka masih akan mewarisi tradisi negatif itu hingga menimbulkan stunting dan menambah kemiskinan ekstrem," kata Muhajir saat meninjau penyandang disabilitas dan kemiskinan ekstrem di Desa Krebet dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo, Senin (4/3/2022).

Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Muhadjir menambahkan, saat ini kasus stunting di Kabupaten Ponorogo sudah menurun hingga 20 persen, untuk itu pernikahan sedarah harus tetap menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat terus menekan angka prevalensi stunting.

"Ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Ponorogo supaya betul dipastikan kalau bisa disini sudah harus 0 persen stunting, di wilayah yang dulu dikenal sebagai kampung difabel," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal