Kronologi Mutilasi di Malang, Sugeng Kesal Gagal Berhubungan Badan dengan Korban

Deni Irwansyah
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengungkap fakta baru kasus mutilasi di Pasar Baru Malang, Jawa Timur, Senin (20/5/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

MALANG, iNews.id – Polres Malang Kota telah menetapkan Sugeng (49), sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), pada 14 Mei lalu. Dari fakta baru dan pengakuan pelaku, terungkap motif aksi sadisnya karena kecewa setelah gagal berhubungan badan dengan korban.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan, pihaknya menggelar konferensi pers karena sebelumnya sempat memastikan kasus tersebut bukan pembunuhan. Namun, hasil penyelidikan mendalam dan penemuan bukti-bukti serta fakta-fakta di lapangan, hasilnya ternyata berbeda.

“Jadi kasus ini diawali dengan pembunuhan, baru kemudian mutilasi. Ini berbeda dengan pengakuan pelaku yang pertama. Karena itu, kami perlu melakukan konferensi pers ini dan menjelaskan kronologi terakhir terkait dengan fakta-fakta atau bukti mendukung,” kata Kapolres Malang Kota saat konferensi pers, Senin (20/5/2019).


Dia memaparkan kronologi pembunuhan sadis oleh Sugeng terhadap korban yang hingga kini belum diketahui, berawal dari pertemuan pelaku dengan korban pada Selasa, 7 Mei 2019 lalu. Saat itu, korban meminta sejumlah uang kepada Sugeng. Namun, Sugeng mengaku tidak punya uang. Sebagai gantinya, dia memberi makan korban.

“Saat itu, pelaku lalu memegang payudara korban dan korban memegang kemaluan dari pelaku,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal