Kisah Tunggul Ametung Penguasa Tumapel, Suami Ken Dedes yang Kerap Memeras Harta Rakyat

Avirista Midaada
Tunggul Ametung, penguasa Tumapel yang tewas dibunuh Ken Arok. (Foto: Ist)

Sebagaimana Kertajaya, Ametung juga bersikap keras dan cenderung menistakan kaum brahmana. Tunggul Ametung sesungguhnya seorang anak dari kasta sudra lalu diangkat Kertajaya sebagai akuwu Tumapel.

Atas bantuan Kertajaya inilah, Ametung yang asalnya manusia kelas kere kemudian naik menjadi satria yang posisinya sejajar dengan para pejabat istana dan para pangeran. 

Oleh karenanya, ketika Tumapel di bawah kekuasaannya, dia jarang menyetorkan upeti ke Kediri karena sering dirampok dan dibegal oleh kelompoknya Ken Arok. Tunggul Ametung sang penguasa Tumapel itu pun langsung mengungkit-ungkit jasanya itu. 

Menurutnya, kalau hanya sekadar menghadapi perampok dan begal, sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari sejak sebelum dirinya diangkat sebagai akuwu Tumapel.

Namun usai dia mengawini Ken Dedes secara paksa, orang yang merampok upetinya saat hendak dikirim ke Kediri adalah sosok yang mengaku brahmana. Ini membuat Ametung dan seluruh bala tentaranya tergoncang dan diteror ketakutan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Ken Arok Mengepung Tumapel, Tunggul Ametung di Ujung Kekuasaan

57 tahun lalu

Asal Usul Pramodhawardhani Penguasa Perempuan Pertama Kerajaan Mataram Kuno

57 tahun lalu

Kisah Berani Raja Singasari Tolak Kubilai Khan: Utusan Dipermalukan, Tentara Mongol Mengamuk!

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal