Kisah Tragis Ibu Raden Patah, Dibuang dari Majapahit gegara Permaisuri Campa Cemburu 

Solichan Arif
Ilustrasi Raden Patah. (istimewa).

Siu Ban Ci tidak kuasa menolak apa yang menjadi kehendak raja. “Selir yang dalam keadaan hamil itu dihadiahkan kepada putra sulungnya (putra Prabu Brawijaya), Arya Damar yang menjadi Raja Palembang”.

Raden Patah lahir di Palembang. Pendiri Kerajaan Demak itu pertama kali mengenal ajaran Islam dari ibunya. Untuk pengetahuan ilmu pemerintahan ia banyak belajar dari Arya Damar yang saat itu masih mengikuti keyakinan lama.

Dalam Serat Kandaning Ringgit Purwa disebutkan Raden Patah dengan Arya Damar sempat berselisih paham. Tumbuh sebagai remaja gagah yang haus pengetahuan, Raden Patah dan Raden Kusen, yakni putra Arya Damar, memutuskan mengembara untuk menuntut ilmu.

Keduanya berlayar ke Jawa. Setiba di Jawa keduanya bertemu dengan Sunan Ampel dan memutuskan berguru di Ampeldenta Surabaya. Raden Patah kemudian menikahi putri Sunan Ampel, yakni Dewi Murtoshimah.

Sedangkan Raden Kusen yang kelak diangkat sebagai Adipati Terung oleh Raja Majapahit, menikah dengan Nyai Wilis, cucu Sunan Ampel.

Dari seorang adipati, Raden Patah yang didukung kekuatan Wali Songo pada akhir abad ke-15 kemudian mendirikan Kesultanan Demak, yakni Kerajaan Islam pertama di tanah Jawa.           

Dalam perjalanannya Kesultanan Demak berani melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit, yakni bahkan berani berselisih hingga mengakibatkan runtuhnya Majapahit.

Keruntuhan Majapahit membuat Kesultanan Demak semakin jaya. Seiring dengan pergantian kekuasaan itu, Islam berkembang pesat. Sebagai sultan atau raja Demak, Raden Patah bergelar Senapati Jimbun Ningrat Ngabudurrahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Pria di Kuningan Siram Air Panas dan Bacok Kekasih Sesama Jenis karena Cemburu

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Mahasiswa di Karawang Dianiaya dan Ditusuk, Motif Diduga Cemburu Buta

57 tahun lalu

Brutal! Mahasiswa di Bengkulu Aniaya Pacar Pakai Palu hingga Luka di Sekujur Tubuh

57 tahun lalu

Brutal! Pemuda di Kukar Aniaya Pacar gegara Cemburu, Dihajar dan Diinjak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal