Kisah Skandal Kumpul Kebo di Tangsi Tentara KNIL Masa Kolonial Belanda

Solichan Arif
Minah dan Thomas bersama dua anak tertua mereka sekitar 1897. (foto repro/ist)

Para nyai di tangsi militer kebanyakan berusia 12-35 tahun. Nyai berusia 30 tahun sudah dianggap tua. Selain perempuan pribumi, tak sedikit nyai keturunan Indo- Eropa. Mereka yang berasal dari hasil pergundikan sebelumnya.

Berbeda dengan nyai perempuan pribumi. Nyai Indo - Eropa selalu selektif dalam memilih pasangan. Perwira berpangkat rendah dan sejenisnya, selalu menjadi favoritnya. Hal itu yang membuat nyai keturunan Indo-Eropa dipandang lebih tinggi dari nyai pribumi.  

Sementara bagi sebagian perempuan pribumi, menjadi nyai adalah cara melepaskan diri dari kemiskinan. Motif utamanya ekonomi. Dengan menjadi nyai biaya hidup lebih terjamin. Penghasilan lebih teratur, termasuk adanya pendapatan tambahan dari jasa mencuci pakaian serdadu yang lain.     

Namun di sisi lain mereka berhadapan dengan resiko sosial yang besar. Menjadi nyai dianggap merendahkan diri sendiri. Apalagi jika pasangannya seorang Eropa, mereka dianggap telah merendahkan diri di depan bangsa sendiri. Akibatnya tidak mendapat tempat lagi di masyarakat.

“Posisi mereka berada di antara perempuan biasa dan pelacur,” kata Anggota Perlemen Scheuren dalam pandangan umum 29 November 1911. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal