Kisah Raja Kediri Mengaku Tuhan hingga Kalah di Tangan Ken Arok

Avirista Midaada
Peninggalan Kerajaan Kediri yang diruntuhkan oleh Ken Arok. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Raja Kertajaya yang memimpin Kerajaan Kediri kerap menimbulkan kontroversi. Kertajaya yang sakti saat itu mengaku dirinya sebagai tuhan hingga meminta para kaum Bharmana tunduk kepadanya.

Saat memimpin Kediri, Kertajaya bergelar Sri Maharaja Sri Sarweswara Triwikramawatara Anindita Srenggalancana Digjaya Uttunggadewa. Raja Kertajaya memerintah di Kediri antara tahun 1194-1222 Masehi, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Ken Arok dari Kerajaan Singasari yang menjadi berakhirnya masa kekuasaan Kerajaan Kediri kala itu. Di masa itulah Raja Kertajaya kerap kali menimbulkan konflik dengan kaum brahamana atau para tokoh agama. 

Dikutip dari buku "Kerajaan Kediri atau Panjalu : Sistem Politik, Ekonomi, Sosial, dan Budaya" tulisan Tanaya Yuka, Dieta Lebe Ravando, dan Iqra R, serta sejumlah sumber lainnya, selama menjadi raja Kertajaya yang terkenal kesaktiannya. Konon sang raja bisa duduk di atas tombak tajam, namun tak terluka.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

57 tahun lalu

Mengenal Prabu Jayabaya, Cetuskan Aturan Hukum hingga Pencemaran Nama Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal