Kisah Raden Wijaya, Selamat dari Kepungan Pasukan Jayakatwang Kediri gegara Tanah Sawah

Avirista Midaada
ilustrasi Raden Wijaya (wikipedia).

Raden Wijaya dengan pengikutnya, yakni Lembu Sores, Gadjah Pagon, Medang Dangdi, Malusa Wagal, Nambi, Banyak Kapuk, Kebo Kapetengan, Wirota Wiragati dan Pamandana lari melintasi sawah yang baru terbajak, dikepung tentara musuh. Ketika hampir tertangkap oleh patih Kediri, Kebo Mundarang, Raden Wijaya menendang tanah bajakan.

Tanah itu pun terlempar jatuh di atas dada dan dahi sang patih hingga membuat pengelihatannya terhalang. Momen itulah yang dimanfaatkan oleh Raden Wijaya dan pengikutnya lari dari kejaran tentara musuh. Raden Wijaya pun yang telah berhadap-hadapan dengan pasukan lawan pun selamat.

Setelah sekadar beristirahat, ia lalu berganti pakaian. Sementara itu ia membagi-bagi cawat geringsing kepada para pengikutnya. Bangkitlah semangat baru untuk melanjutkan perjuangannya. Mereka percaya bahwa mereka akan menang. 

Demikianlah pada sore harinya, ketika tentara musuh sedang bersukaria pesta di pura Singasari, mereka dikepung dan diserang oleh tentara Singasari di bawah pimpinan raden Wijaya. Dari kedua belah pihak banyak yang gugur. Dua putri Kertanagara yakni Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Gayatri tertangkap oleh musuh dan dibawa ke Kediri.

Pasukan sisa Singasari di bawah Raden Wijaya pun akhirnya memutuskan untuk keluar kota demi menghindari kejaran musuh kembali. Pasukan sisa itu ke utara melarikan diri ke Sumenep dengan tujuan meminta perlindungan Arya Wiraraja, bupati di wilayah itu.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Gagal Panen akibat Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Sejarah Berdarah Pemberontakan Ranggalawe di Tuban: Pasukan Majapahit Dipukul Mundur

57 tahun lalu

Hubungan Mesra Kerajaan Sunda dan Majapahit sebelum Meletusnya Perang Bubat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal