Kisah Perang Sabil, Pengikut Pangeran Diponegoro Melawan Pasukan Kiai Mojo

Avirista Midaada
Pangeran Diponegoro. (Foto: Ist)

Saat itu pauskan Pangeran Diponegoro didominasi laskar Mataram yang setia kepada sang pangeran sewaktu gerak maju pangeran ke Surakarta pada Agustus-Oktober 1826. Mutu tempur pasukan, menurut Pangeran Diponegoro juga tidak sama antara satu daerah dengan daerah lain, sebagaimana berikut ini. 

"Penduduk Madiun bagus dalam bertahan terhadap serangan pertama, namun setelah itu mereka tidak banyak berguna. Penduduk Pajang juga terkenal pemberani, tetapi tidak lama setelah itu kondisinya sama seperti yang tadi. Penduduk Bagelen lebih baik, tapi mereka harus bertempur di daerahnya sendiri. Jika di luar itu, mereka payah. Tetapi penduduk Mataram terbaik di antara semua, mereka bertarung dengan gigih dan tahu bagaimana harus prihatin dan tabah menghadapi penderitaan akibat perang".

Putra tertua Pangeran Diponegoro juga mengemukakan tentang karakter orang Mataram. Mereka dapat menjaga rahasia, punya hati yang tulus, dan berdisiplin dalam menaati perintah agama.
 

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal