Kisah Mbah Ponirah, Nenek Sampah dari Ponorogo yang Tinggal di Rumah Sisa Kebakaran

Ahmad Subekhi
Mbah Ponirah, nenek sepuh berusia 90 tahun asal Ponorogo, Jatim, ini hidup sebatang kara. (Ahmad Subekhi/MNC Portal)

"Ponirah eleko jenenge kok dicatet (namanya jelek. Kok dicatat)," lanjutnya.

Ponirah menceritakan jika dirinya mempunyai 16 anak. Namun, semuanya pergi.

"Lungo, numpak motor mabur (pergi naik pesawat terbang)," kata dia.

Ketua RT setempat bernama Khoirul mengatakan, dari keterangan warga, dulunya Ponirah bekerja sebagai tukang pijat keliling. Lantaran usianya sudah sepuh maka dia tidak lagi memijat.

"Dia menjadi pengumpul plastik bekas, botol plastik kemudian dibawa ke rumah untuk dijual lagi," kata Khoirul.

Kondisinya semakin memburuk sejak kandang kambingnya terbakar. Akibat kejadian itu, kambing dan sapi peliharannya mati terbakar. Perabot dapur di rumahnya pun ludes terbakar.

Lantaran semakin tua, dia tak sanggup menjual plastik bekasnya. Alhasil, seluruh plastik yang dikumpulkan menumpuk di depan dan di dalam rumahnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Dikawal Ketat Polisi, KPK Geledah Dinkes Ponorogo Pengembangan Kasus OTT Mantan Bupati

57 tahun lalu

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Aniaya Cucu, 1 Balita sampai Tewas

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Balita di Ponorogo Terseret Banjir 100 Meter, Ibu Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal