Kisah Mayjen Imam Soedja'i, Nyaris Ubah Sejarah Andai Tak Ikut Pertempuran Surabaya

Avirista Midaada
Mayjen Imam Soedja'i menjadi salah satu pejuang dalam Pertempuran Surabaya. Dia bisa saja mengubah sejarah andai tak berangkat ke Surabaya. (Foto: Istimewa)

Kendati mendapat undangan langsung dari Soekarno, Imam Soedja'i memilih tak berangkat ke Yogyakarta. Ia memutuskan tinggal di Malang mempersiapkan pasukan bertempur di Surabaya bersama KH. Masjkur dan sejumlah tokoh pejuang lain. 

Dalam proses pemilihan panglima TKR yang kini menjadi TNI pada konferensi 12 November 1945 di Yogyakarta, terpilihlah satu nama yakni Soedirman yang kala itu berpangkat kolonel 

"Seandainya Imam Soedja'i tidak berangkat ke Surabaya, mungkin dia dipilih jadi panglima TKR, tapi Imam Soedja'i memilih lebih bertempur dengan pasukannya, membantu rakyat Surabaya. Itu pengorbanan yang luar biasa, Imam Soedja'i ini juga sahabat dekatnya Bung Karno," ucap Agung.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran Surabaya 10 November 1945

57 tahun lalu

3 Pahlawan Wanita asal Jawa Timur, Terlibat Dalam Pertempuran Surabaya

57 tahun lalu

HUT TNI 5 Oktober dan Program ReRa Bung Hatta yang Bikin Tentara Bergolak

57 tahun lalu

Kisah Jenderal Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI

57 tahun lalu

Kisah Soeprapti, Pengirim Surat Sangat Rahasia untuk Pasukan TKR saat Perang Gerilya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal