Kisah Korban Selamat Erupsi Gunung Semeru, Berlindung di Musala dengan Rapalan Doa dan Azan

Tritus Julan
Sejumlah korban selamat dari terjangan erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengungsi sementara di rumah saudara. (Foto: MNP/Tritus Julan)

Semakin lama, lahar yang bercampur air hujan itu menelan sebagian bangunan rumah warga. Yang ia takutkan, muntahan lava di udara juga mulai berjatuhan ke atap musala. 

Tentu saja, Misni dan orang-orang yang ada di dalam musala semakin ketakutan. "Takut atapnya ambruk. Saya juga menyaksikan banyak rumah warga yang atapnya sudah ambruk," ucapnya mengenang.

Perasaan yang sama juga dituturkan Susanti, yang juga masih kerabat dengan Misni. Saat itu, ia dan suaminya juga memilih berlindung di dalam musala tempat Misni dan keluarganya berlindung. 

Sedikitnya, enam kepala keluarga yang masih kerabat, ikut berlindung di dalam bangunan seluas 7X7 meter itu. "Semua menjerit ketakutan dan menyebut nama Allah," kata Susanti. 

Perempuan berumur 24 tahun ini juga sempat mengalami keputusaan lantaran melihat kondisi di luar musala yang sudah porak-poranda. Namun di balik itu, ia masih memiliki keyakinan akan selamat. "Karena menurut saya, musala adalah tempat yang paling aman," ucap Susanti.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter, Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 500 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 800 Meter dari Puncak

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.300 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 4 Kali Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal