Kisah Heroik Bung Tomo dan Sungkono, 2 Tokoh Penggerak Gelombang Gerakan 10 November

Aan Haryono
Kisah heroik Bung Tomo sebagai tokoh penggerak perjuangan 10 November 1945. (Foto: ist)

Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap: merdeka atau mati! Dan kita yakin saudara-saudara. Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita, Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar. Percayalah saudara-saudara. Tuhan akan melindungi kita sekalian. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!," kata Bung Tomo dalam seruannya.

Informasi berperang langsung menyebar. Arek-arek Suroboyo terus berkumpul di ujung terdepan garis perang. Sungkono yang begitu piawai di lapangan merangkul semua pejuang. Melontarkan beberapa kata penyemangat, bekal pertarungan di medan tempur. Meletakan siasat dalam mempertahankan kota untuk terus berjuang melawan Inggis dan Belanda.

Pikiran Sungkono sejak sore terpecah. Ia berhadapan dengan musuh yang kuat, dan dirinya harus memastikan keamanan seisi kota. Memastikan keselamatan keluarga pejuang. Ultimatum sempat disampaikan Mayor Jenderal Mansergh yang berkoar membawa puluhan ribu pasukan Inggris yang siap meratakan Surabaya.

Segala taktik perang dan kepemimpinan Sungkono berhasil menguatkan kembali barisan perjuangan yang sempat kendur. Tak ada yang mati sia-sia di medan perang. Barisan perjuangan itu lah yang berhasil memukul mundur tentara sekutu yang sempat membombardir Surabaya dari berbagai lini.

Sungkono begitu dominan dalam perannya di depan arek-arek Suroboyo yang sedang mendidih dalam perang mempertahankan Surabaya. Sungkono berada dalam posisi Panglima Angkatan Pertahanan Surabaya. Dalam perang tersebut, Sungkono mengambil posisi sebagai komandan pertempuran. Medan perang menjadi dapur nasionalime baginya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Pahlawan, Grand Mercure Malang Mirama Beri Penghargaan pada Orang Tua Disabilitas

57 tahun lalu

Peringati Hari Pahlawan, Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Pertahankan Kemerdekaan

57 tahun lalu

Sekda Kukar Ingatkan Nilai Kepahlawanan: Perjuangan Kini lewat Ilmu dan Pengabdian

57 tahun lalu

Kisah Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih, Raja di Tanah Batak Jadi Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Nama-Nama 7 Tokoh Asal Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal