Kisah Gayatri dan Gajah Mada Gelar Pertemuan Rahasia Rencanakan Pembunuhan Raja Majapahit

Avirista Midaada
Wajah Gayatri Rajapatni versi artificial intelligence.(Instagram @ainusantara)

SURABAYA, iNews.id -Gayatri dan Gajah Mada rupanya sempat menggelar pertemuan rahasia merencanakan pembunuhan Raja Majapahit. Hal ini diungkap dalam buku "Gayatri Rajapatni : Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit".

Kisah ini tak lepas dari kehadiran dua putri Raden Wijaya dengan Gayatri yang membuat banyak laki-laki terpesona. Tak ayal sepeninggal Raden Wijaya dan kedua putri Gayatri mulai tumbuh dewasa, banyak calon peminang yang mengajukan diri menikahi Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Dyah Wiyat atau Rajadewi Maharajasa. 

Bahkan konon para calon pelamar kedua putri cantik Gayatri datang dari negeri seberang. Mereka jauh-jauh datang dari negeri Jiran untuk melamar Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Dyah Wiyat. 

Gayatri tidak terkejut manakala raja memanggilnya untuk membahas nasib kedua saudara tirinya. Bagaimanapun, perkawinan antar-anggota kerajaan adalah perkara orang tua maupun pemerintah karena bisa menjadi landasan bagi aliansi politik baru.

Dalam buku itu dikisahkan bagaimana awalnya Gayatri menduga Jayanagara akan mendukung gagasan menikahkan putri bungsunya dengan Pangeran muda Wengker. Bukan karena sang raja peduli bahwa sang putri tengah jatuh cinta kepada si pangeran muda, melainkan karena si peminang merupakan Putra Mahkota di negerinya sendiri. Hal ini besar kemungkinannya negeri tersebut akan bergabung dalam Federasi Majapahit pada waktu yang tepat. 

Tetapi Gayatri lebih terkejutnya lagi dengan upaya Jayanagara yang membuat keputusan kontroversial. Jayanagara yang notabene anak Raden Wijaya hasil pernikahannya dengan Dara Petak, putri Raja Melayu, atau saudara tiri dari Tribhuwana Wijayatunggadewi dan Dyah Wiyat menyampaikan maksud untuk menikahi kedua saudaranya tersebut. 

Sontak saja gagasan yang keluar dari mulut sang raja ternyata sangat menjijikkan dan sama sekali bertolak belakang dari harapan Gayatri. Dia yang murka luar biasa sampai-sampai luapan emosinya meledak tak terkendali.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

57 tahun lalu

Bukan Pemimpin Biasa! Hayam Wuruk Raja Majapahit Dinilai Suci dan Titisan Dewa

57 tahun lalu

Janji Gajah Mada ke Gayatri, Lindungi Hayam Wuruk demi Masa Depan Majapahit

57 tahun lalu

Meneladani Gajah Mada, Tokoh yang Menyatukan Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal