Kisah Bundaran Tugu Malang, Dipercaya Tertanam Emas dan Perhiasan

Avirista Midaada
Bundaran Tugu merupakan bangunan ikonik yang juga bersejarah bagi Kota Malang, Jawa Timur (Avirista Midaada/MNC Portal)

"Peresmian yang pertama kali tanggal 17 Agustus 1946 sebenarnya merupakan gambaran dari wujud kemenangan setelah satu tahun Indonesia diproklamasikan, makanya disebut tugu merdeka," ungkapnya.

Saat proses pembangunan tugu itulah konon sebuah benda-benda berharga sengaja ditanam di tengah-tengahnya sebagai penanda atau istilah Jawa-nya tetenger layaknya prosesi pembangunan bangunan di masa Hindu-Buddha.

Selain itu, benda-benda persembahan yang disimpan di dalam sebuah bangunan ini juga konon menghilangkan unsur-unsur negatif.

"Ketika masa klasik Hindu Buddha ketika mau membangun candi atau bangunan-bangunan besar gapura selalu ada tetenger dalam bentuk peripih. Peripih itu berbentuk kotak, isinya macam-macam, bentuknya kotak saya lihat fotonya," katanya.

"Isinya bisa diduga seperti halnya ritual zaman dahulu, isinya benda-benda yang dianggap mampu memberikan kekuatan nilai-nilai magis, termasuk bagaimana menghilangkan unsur-unsur negatif kepada bangunan itu sendiri," lanjutnya.

Dari benda-benda yang dimasukkan dan dijadikan persembahan yang ditanam, konon salah satunya merupakan perhiasan seperti emas, intan, dan permata. Barang-barang ini lantas ditanam di kedalaman dua meter di bawah permukaan tanah, sebelum akhirnya ditanam pondasi pembangunan Bundaran Tugu Malang.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pabrik Emas di Sidoarjo Disita Bareskrim terkait Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Kalimantan

57 tahun lalu

ART di Jombang Diduga Curi Emas Majikan, Modus Ditukar dengan yang Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal