Kisah Arief Harsono Besarkan Samator hingga jadi Perusahaan Multi Triliun Rupiah

Ihya Ulumuddin
Bos Samator Arief Harsono (istimewa).

Tanoko menceritakan, pada 25 Juni lalu dia sempar bertanya kepada Arief mengenai kondisi Covid 19 dan kecukupan oksigen di Indonesia. Hasilnya, kebutuhan oksigen diprediksi mengalami kekurangan karena tingginya angka Covid-19.

"Beliau jawab, kelihatan akan naik terus sampai pertengahan Juli memang seluruh Produsen Oxygen kewalahan terbentur akan Tabung Gas dan transport," katanya menirukan Arief. 

Bahkan, karena mengurus ketersediaan oksigen tersebut, Arief akhirnya kurang cukup istirahat. Sebab, dia terus berkoordinasi atas kekurangan oksigen di sejumlah rumah sakit di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jatim. 

"Kita semua telah kehilangan seorang pahlawan yang telah berjibaku memenuhi keperluan oksigen di Indonesia. Bahkan, bulan lalu dengan beberapa pengusaha telah menyumbang lima kontainer tabung gas oksigen ke India," katanya. 

Tanoko juga menyebut, berkat kegigihan Arief Harsono, Indonesia saat ini telah mandiri di bidang Oksigen. "Terima kasih dan selamat jalan sahabat, partner, tokoh panutan yang luar biasa. Bliau telah membantu ribuan masyarakat program vaksinasi dan setiap hari sibuk koordinasi alokasi oksigen dengan berkeliling ke seluruh RS di Indonesia," ujarnya. 

Diketahui, selain menjadi bos Samator Grup, Arief Harsono juga menjabat Ketum Persatuan Umat Buddha Indonesia, Ketum Asosiasi Gas Industri Indonesia, Ketua APINDO DPP Jatim. Selain itu Ketum DPP Walubi, Ketua STAB Maitreyawira, Ketua DPP Majelis PBMI, Ketum Pengurus Pusat LPTGN & Wakil Ketum IV PBVSI.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Moge Tabrak Motor di Kulonprogo, 1 Orang Tewas 2 Luka Patah Tulang

57 tahun lalu

Pengusaha Semarang Tertipu Kontraktor Fiktif Proyek Dapur MBG, Rugi Rp350 Juta

57 tahun lalu

Dokter Aniaya Pengusaha di Bandung Pakai Stik Besi, Korban Luka 16 Jahitan di Kepala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal