“Yang terjadi kemarin, semoga tidak terjadi lagi di lain waktu. Sebab, fasilitas umum yang dirusak ini dibangun dengan uang rakyat,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU ini.
Khofifah juga menyayangkan banyaknya anak kecil dan pelajar yang ikut serta dalam aksi perusakan tersebut. Khofifah yakin anak-anak tersebut tidak paham dan tidak tahu tentang UU Cipta Kerja hingga detail pasal yang dipersoalkan.
“Kalau tujuannya untuk menyampaikan aspirasi, unek-unek dan tuntutan saya yakin aksi perusakan itu tidak akan terjadi,” ujarnya.
Khofifah mempercayakan kepada Polda Jatim untuk mengusut insiden tersebut hingga tuntas, mulai dari dalang, provokator sampai dengan pelaku di balik aksi anarkistis tersebut. Apalagi lagi aksi tersebut dilakukan di tengah pandemi Covid-19.