Dia menyampaikan, kunjungan ke Pondok Pesantren Millinium merupakan kunjungan ketiga kalinya. Dalam dua kunjungan sebelumnya, Khofifah datang saat menjabat sebagai Menteri Sosial RI. Dia merinci, kunjungan pertamanya saat itu adalah mengirimkan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dan kunjungan kedua adalah saat meminta Direktur Anak Kementerian Sosial untuk memediasi dan membantu agar anak-anak panti mendapatkan akta kelahiran.
"Saya selalu rindu untuk kembali datang bertemu mereka. Saya merasakan sambutan anak-anak yang begitu hangat. Saya bisa merasakan tatapan mata yang jernih dan hati yang bersih. Dalam usia sekecil itu mereka hidup tanpa mengetahui siapa ayah dan ibunya. Maka sudah menjadi tugas negara untuk melindunginya. Pertama dan yang utama adalah hak akta kelahiran," ujarnya.
Khofifah berharap anak-anak tersebut dapat segera terpenuhi hak dasarnya berupa akta kelahiran. Mantan menteri Sosial itu juga meminta pemerintah setempat memberikan perhatian khusus.
"Akta kelahiran harus dipenuhi, saya berharap akan ada formula di mana anak-anak ini mendapatkan akta kelahiran. Terutama dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Mudah-mudahan ketemu formulanya yaitu sebagai anak negara. Jangan sampai stateless karena tidak teridentifikasi sebagai warga negara Indonesia," ucap Ketua Umum PP Muslimat NU itu.
Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pesantren M Choirul Sholeh Effendy menyampaikan rasa terima kasihnya. Dia mendoakan pasangan nomor urut satu dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim itu sukses dalam kontestasi.
"Kami mendoakan dan berharap semoga perjuangan Ibu berhasil. Semoga masyarakat Jawa Timur memilih Ibu Khofifah untuk pemimpin Jatim ke depan. Mugi-mugi diridho Allah. Insyaallah," ucap Sholeh.