KEDIRI, iNews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Polda Jatim atas keberhasilannya mengungkap kasus narkoba di tengah pandemi Covid-19. Keberhasilan ini menyelamatkan generasi penerus dari ancaman kematian akibat obat-obatan terlarang.
Polrestabes Surabaya di bawah koordinasi Polda Jatim belum lama ini mengungkap kasus narkoba kelas kakap. Sebanyak 1 kuintal sabu-sabu dan 4.000 butir pil happy five disita.
Polda Jatim dan jajaran juga berhasil menggagalkan peredaran ratusan kilogram sabu-sabu, ribuan ekstasi, jutaan butir double L (pil koplo) hingga jenis narkoba lainnya. Kasus itu terus didalami dan dikembangkan.
Khofifah di sela- sela kunjungannya bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur ke Pondok Pesantren Lirboyo dan Ploso Kediri menyampaikan apresiasinya. Keberhasilan ini merupakan wujud kerja keras polisi yang tak berhenti meski ada pandemi Covid-19.
"Terima kasih kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran beserta jajarannya, serta jajaran Polrestabes Surabaya atas semua kerja kerasnya. Hal ini tentunya bisa memberi rasa tenang dan aman bagi masyarakat Jatim," kata Khofifah di Kediri, Sabtu (6/6/2020).