Lebih dari 50 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim disumbang oleh koperasi dan UMKM. Jumlah koperasi aktif di Jatim tercatat ada sebanyak 21.000 koperasi dan 9,78 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Jadi memang potensi koperasi di Jatim ini sangat luar biasa. Tidak ada pilihan lain selain sesegera mungkin bangkit dan beralih seluruh aktivitas ke ranah digital. Agak gagap di awal hal biasa. Intinya, koperasi harus adaptif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif," katanya.
Dalam momen peringatan Hari Koperasi Nasional ke-73 tahun 2020 ini, Khofifah juga mengajak pelaku koperasi dan UMKM untuk mencari celah dan menangkap berbagai peluang baru di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, banyak peluang yang bisa ditangkap dan dieksekusi sehingga bisa memperoleh peluang berlipat.
"Koperasi harus buat produk baru yang dibutuhkan oleh pasar. Jemput bola, jangan tunggu bola datang," tuturnya.