"Yang namanya kiai itu posisinya tertinggi di pesantren. Bahkan Kiai punya hak veto, kalau lurah (pengurus) pondok salah bisa langsung diveto. Begitu juga Rais Aam itu posisinya seperti itu. Pengurus PBNU wajib nurut," ujar KH Anwar.
KH Nurul Huda Djazuli mengatakan, Rais Aam KH Miftachul Ahyar adalah titipan para kiai-kiai sepuh untuk memimpin NU. "Pengurus PBNU harus selalu mendengarkan Rais Aam," ujarnya.
Sementara itu dalam pertemuan ini juga turut hadir sejumlah kiai muda atau Gus di antaranya, Gus Muhammad Abdurrahman Al Kautsar (Ploso), Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Gus Fahim Rouyani (Ploso).
Lalu Gus Atho'illah Sholahuddin Anwar (Lirboyo), Gus Fahrurozi (Malang), Gus Abdussalam Shohib (Jombang) serta sejumlah Gus-gus lainnya.