Perempuan berusia 57 tahun ini mengatakan, Yayan memiliki kepribadian aneh sebab selama ini dengan tetangga kerap menyapa dan ramah. Tapi dari istrinya DS sering menceritakan dia kerap dianiaya oleh DMM atau KDRT.
Dewi bahkan pernah beberapa kali mendengar pertengkaran di antaranya kedua pasangan pasutri ini, tapi dia tak berani menanyakan lebih lanjut hal tersebut.
"Sering bertengkar, tapi kan pikir saya namanya rumah tangga kan biasanya gitu. (Korban) Sering dapat kekerasan pemukulan, sering curhat ke saya, ke beberapa tetangga-tetangga sini. Cerita kalau suaminya itu sering main fisik, pernah cerita mau dibunuh juga. Itu cerita ke tetangga lain, bukan saya, tapi saya diceritain sama orangnya itu," ucapnya.
Dia menduga Yayan memiliki kepribadian bipolar sebab di satu sisi dia ramah ke warga, namun di sisi lain sering menyakiti istrinya. Intensitas kekerasan fisik ke istrinya ini membuat sang istri sempat berpikiran mengajukan cerai.
"Sempat kepikiran mau cerai, itu pernah cerita ke saya dan beberapa tetangga sini. Tapi berpikir ulang, karena anak-anaknya masih kecil, kan itu anaknya yang kecil usianya 10 bulan. Sama Pak Yayan nikah punya tiga anak, dua perempuan satu laki-laki," ucapnya.