Keraton Sumenep Jadi Tempat Favorit Ngabuburit di Madura, Ini Sejarahnya 

Lukman Hakim
Masjid Keraton Sumenep Madura ramai pengunjung saat Ramadhan. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Museum Keraton Sumenep, Madura, menjadi tempat favoritngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Selama Ramadhan, bekas istana Kerajaan Sumenep itu dikunjungi banyak wisatawan, terutama sore hingga malam hari. 

Pantauan di lokasi, banyak pengunjung berbondong-bondong datang untuk melihat peninggalan bersejarah di ujung timur Pulau Madura itu. Tak hanya warga lokal, beberapa di antara mereka juga datang dari luar daerah. 

"Bagi wisatawan yang ingin melihat peninggalan sejarah secara langsung bisa datang ke sini," kata Kepala  Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, Minggu (26/3/2023).

Keraton Sumenep sendiri terdiri dari empat bangunan dan satu pemandian Pemandian Putri Taman Sare. Jika dilihat, ada lima bangunan sejarah di komplek keraton tersebut. Wisatawan yang berkunjung akan masuk dari sebelah selatan. Mereka mengunjungi komplek pemakaman Raja dan Bupati Sumenep. 

Mulai dari masa kepemimpinan Arya Wiraradja atau Banyak Wedi di tahun 1269 hingga 1292. Pada periode kepemimpinan selanjutnya, ada Pangeran Djokotole, kemudian Tumenggung Tirtonegoro atau Bindara Saod tahun 1750-1762 sampai bupati saat ini. "Wisatawan yang berkunjung kesana bisa melihat langsung peninggalan raja terdahulu," tutur Iksan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Kakak Adik Boncengan Motor Kecelakaan Tabrak Truk di Merangin, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Ngabuburit Seru dan Unik Anak-Anak Lereng Gunung Semeru, Balapan Perahu di Sungai

57 tahun lalu

Ramadhan 2025, KAI Minta Warga Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api

57 tahun lalu

9 Tempat Nongkrong di Padang, Nomor 4 Favorit Anak Muda Dilengkapi Bioskop Mini

57 tahun lalu

Benteng Otanaha Jejak Kuno Gorontalo, Kisah Kepahlawanan Naha Sang Penemu Benteng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal